Ketika sesuatu yang dicintai telah disakiti maka timbullah rasa kebencian. Semakin kuat rasa cinta tersebut, semakin kuat pula kebencian tersebut.
Ada seseorang yang ketika disakiti dia hanya diam.
Mungkin sebagian orang akan menganggap bahwa dia tidak punya rasa cinta
terhadap dirinya sendiri sehingga dia tidak mempunyai rasa kebencianpun ( rasa
marah terhadap yang menyakiti ) dalam hatinya. Tapi itu salah besar.
Orang tersebut bukannya tidak mempunyai perasaan cinta
terhadap dirinya sendiri hingga tidak memunculkan rasa bencinya. Dalam keadaaan
seperti ini orang tersebut telah menemukan cinta yang lebih besar dari
mencintai dirinya sendiri. Cinta yang menghapus segala cinta, cinta dari segala
cinta, cinta yang menumbuhkan kebencian kepada yang meusuhi dan menghinaNya,
yaitu cinta kepada dzat yang menguasai cinta, cinta kepada Allah Swt..
Sekarang ketika rasa cinta telah memunculkan rasa
benci, seberapa besarkah rasa benci anda ketika nama Allah dihina?, ketika Nabi
Muhammad dilecehkan?,dan ketika saudara-saudara kita disiksa dan di injak-injak
kehormatannya?, sebesar itulah rasa cinta anda.

Komentar
Posting Komentar