Ironis. zaman sekarang, seseorang yang menginginkan sebuah kesuksesan harus kandas ditengah jalan. Hal ini sangatlah real di sekitar kita. Kebutuhan pangan naik tapi pengangguran malah menjamur. Akhibatnya banyak yang mati kelaparan atau paling tidak mengemis dijalanan demi sesuap nasi pendukung kehidupan. Lalu kenapa ini tarjadi?.
Hanya Angan
Ya, mereka menginginkan
keberhasilan, tapi setiap hari hanya melamun dan melamun tanpa melakukan
sesuatu apapun. Mereka menginginkan kaya tapi tidak mau berusaha. Mereka
menginginkan segala sesuatu menjadi mudah tapi mereka seolah mempersulit dengan
tidak peduli dan acuh. Akhibatnya jadilah mereka pengangguran yang sukanya
melamun tak tentu arah.
Putus Asa
Ya, bagi mereka yang menginginkan
keberhasilan tapi bermental sampah akan berhenti ditengah jalan menuju kesuksesan. Pada awalnya memang
dengan usaha yang matang, tapi ketika mereka menemukan halangan atau cobaan
ditengah perjalanan, mereka berhenti dan tidak mau mencobanya lagi. Padahal “
kegagalan merupakan awal dari sebuah keberhasilan”. Kalimat ini tentunya sangat
sering mereka dengar, tapi hati mereka yang bermental tempe telah tertutu rasa
keputus asaan dan jadilah mereka seorang pecundang.
Seseorang yang menginginkan
kesuksesan haaruslah berusaha dengan gigih dan tidak kenal putus asa. Jangan
katakan “Ah, pasti aku akan gagal lagi”, “kapok aku, rugi-rugi...”. padahal kalimat
itu adalah kalimat sampah yang tidak pantas diucapkan oleh seseorang yang
memiliki cita-cita tinggi nan sejati.
Walau aral menghadang dan berbagai
cobaan datang, seharusnya mereka bisa melaluinya dan terus mencoba. Tapi,
kenyataan bahwa putus asa telah menggerogoti hati mereka. Dan kalau ini diteruskan,
kapankan mereka menemukan kesuksesan yang mereka inginkan?.
Oleh : Mass Kalampayan

Komentar
Posting Komentar