Apa Yang Terjadi Jika Tidak Ada Debu?

Debu adalah nama umum untuk suatu partikel padat kecil dengan diameter kurang dari 500 mikrometer. Di atmosfer bumi, debu berasal dari sejumlah sumber loess yang disebarkan melalui angin,
letusan gunung berapi, pencemaran, dll. Partikel ini juga dapat berasal dari tumbuhan dan binatang yang sudah mati, garam laut, gunung berapi, pasir, atau abu.
Secara umum, orang-orang sangatlah tidak suka debu. Mereka selalu menghindari debu dengan menyapunya jika berada dihalaman rumah, memakai masker agar tidak terhirup, dan lain sebagainya. Debu juga merupakan partikel yang sering menjadi sebab sebuah penyakit, termasuk penyakit pernafasan dan pencernaan.
Dibalik ketidak sukaan manusia dengan debu, lalu bagaimanakah jika debu benar-benar musnah dimuka bumi ini?
Debu membantu membuat dunia menjadi lebih indah. Keindahan warna senja dan fajar yang adalah tergantung sejumlah besar dari debu yang tergantung di udara. Partikel debu yang berada diatas, memantulkan cahaya matahari yang telah terbenam. Warna cahaya matahari yang berbeda dibiaskan dari sudut yang berbeda saat cahaya itu dipantulkan oleh partikel debu dan uap air.
Debu membantu turunnya hujan. Uap air di udara tidak akan berugah menjadi air dengan mudah kalau tidak ada pertikel debu yang berada pada setiap pusat titik air. Karena itu, awan, embun, kabut, dan hujan, sebagian besar terbuat dari jumlah partikel debu ynag dikelilingi kelembapan.

Nah, sekarang, dibalik bahayanya debu dalam hal menjadi sebab munculnya penyakit, ternyata debu juga mempunyai sebuah manfaat yang sangat dibutuhkan manusia. Maha suci Allah yang telah menciptakan ini semua. Dia tidak akan menciptakan sesuatu kecuali akan bernilai hikmah. 

Komentar