Raja Malik dituntut Lemon Juice

Malik Al-Adil atau Malik Syah, suatu ketika bersama para pembesar-pembesar istananya melakukaN safari keliling dari kota ke kota. la singgah dan mampir di berbagai kota yang dikunjunginya untuk istirahat ataupun pergi berburu.
Ilustrasi
Suatu hari, tatkala Malik Syah duduk-duduk santai di dalam tenda, tiba-tiba ia mendengar seseorang berseru di luar. "Keadilan wahai Raja yang mulia!" teriak orang itu. Sarat dengan kesedihan dan rasa putus asa.

Sang Raja seketika itu juga memanggil lelaki yang meminta keadilan itu dan memberi kesempatan untuk menghadap.

Seorang lelaki Negro masuk, memberi hormat dan berkata, "Wahai Raja yang adil, aku sedang melewati tenda ini membawa juice melon di atas kepalaku. Seseorang berkaian perlente menyuruh budaknya merampas melonku dan menghilang ke salah satu barisan tenda ini.

Aku minta keadilan dari tuan". "Apa? Ada seorang perampok di depan hidungku sendiri dan di siang bolong begini?" teriak sang Raja dan saat itu juga ia memerintahkan para pengawalnya untuk memeriksa setiap tenda dan membawa air melon yang dimaksud ke hadapannya.

Perintah sang raja segera dilaksanakan dan seorang pembesar istana dan juice melon hasil rampasannya dibawa ke hadapannya. Sang Raja memelototi si punggawa dan membentaknya, "Bagaimana juice melon ini secara misterius masuk ke tendamu?"
"Tuan," jawab si pembesar istana gemetar. "Budakku yang membawanya, tetapi aku tidak tahu bagaimana caranya."

"Baiklah. Seret budakmu ke sini sekarang juga!"

"Aku baru saja menyuruhnya pergi ke tempat yang jauh. Aku akan membawanya ke sini segera setelah ia pulang."

Sang raja yakin bahwa si pembesar istana itu berbohong dan bahwa dia yang bersalah. Ia kemudian menoleh ke arah si Negro dan berkata, "Aku akan mengganti kerugianmu. Orang ini (sambil menunjuk kepada si pembesar istana) adalah budakmu. Bawa dia sebagai ganti juice melonmu!"


Selesai berkata demikian, Malik Syah beranjak dari kursinya dan masuk ke tempat peristirahatannya. Si pembesar istana terpaksa harus membayar tebusan kemerdekaannya dengan harga yang sangat tinggi.

Komentar