KH. Maimun Zubair: "Jangan Menjadi Islam Fanatik"

KH. Maimun Zubair adalah ulama’ kharismatik dari Sarang, Jawa Tengah, yang telah memberi banyak sumbahsihnya bagi bangsa. Dijuluki dengan Wali Kanthongumur karena memang umurnya yang panjang, keilmuan Mbah Mun tentunya sudah tidak diragukan lagi. Sikap beliau yang selalu open house selalu menerima tamu, membuka pintu beliau bagi siapa saja yang ingin sowan kepada beliau. Berikut ini adalah sub-sub dawuh Romo KH. Maimun Zubair saat menemui tamu dikediaman beliau (4/1/17).

KH. Maimun Zubar saat Menerima Para Tamu


>>>
Banyak diantara sesuatu yang dijual oleh para kyai kini dikuasai oleh Cina, seperti rokok kretek, batik, dan jamu.

>>> 
Orang yang paling suka merayakan maulid adalah Abu Jahal serta orang yang paling membela Rasul adalah Abu Tholib, tapi mengapa mereka mereka tidak ditakdirkan oleh Allah sebagai muslim, bahkan dikatakan kepada Rasul:

انك لا تهدي من احببت والله يهدي من يشاء

            "Orang yangEngkau tidak akan mampu memberi hidayah kepada orang yang engkau cintai, sedang Allah akan memberi hidayah pada siapa ia kehendaki." (Pen.)

>>> 
Saat Cina kaya yang bernama Hari Tanoe berkunjung menemui saya (Mbah Moen) yang mengawal adalah para kiai.

>>> 
Saat saya hendak ke Baitul Maqdis saya sebenernya agak gimana, karena sudah dikuasai Israel, sedangkan bila kesana harus melalui Yordan dan tanda tangan dibawah pengawasan tentara Israel.

>>> 
Yang paling Ahli Hadist adalah Abu Hurairah padahal Abu Hurairah orang yang paling ndeso sedangkan Bani Hasyim disuruh ngaji kepada beliau, ahirnya yang ngaji kepada beliau adalah Bani Syams atau Bani Umayyah.

>>> 
Kalau tidak ada Israel tidak ada Anshor yang mana hal ini “biwasithatil munafiqin”, Abdullah bin Ubay.

>>> 
Semua itu adalah “A'jabul ijab“ atau paling mengherankanya sesuatu yang mengherankan.

>>> 
Hal ini harus kalian ketahui sebab rukun iman itu ada enam yang mana yang terakhir adalah “Al Iman Bil Qada Wal Qadar, Khoirihi Wa Syarrihi Minallah” dimana kejadian a'jabul 'ijab diatas terjadi karena kita memang diperintahkan untuk iman kepada ketentuan Allah, baik buruknya “minallah”.

Kesimpulanya :
>>> 
Jangan menjadi Islam fanatik, alias fanatik NU, fanatik Muhammadiyah. Sebab, sekarang banyak orang muslim yang ber-Islam fanatik NU atau Muhammadiyah bukan Ber-Islam menurut Rasulullah Saw.

>>> 
Janganlah benci Yordan sebab “man Yahgdob Yordan kaannaka qarib minannar” sedangkan Yordan adalah negara Sayyid. Serta janganlah benci Kiai, benci kiai itu berdosa.

Ngertio yen Apek, Olo, Pesten iku seko Gusti Allah


Catatan: Untuk membaca dawuh beliau yang lain, bisa mengunjungi Muhibbin Wali Kanthongumur karena dari sana jugalah sumber terbuatnya artikel kali ini. 

Komentar