Sebagai ummat Muhammad, tentu kita memimpikan bisa berjumpa dengan beliau. Bertemu dengan beliau adalah nyata walau itu dalam mimpi. Karena setan tidak akan mampu untuk menyerupai beliau.
Bagaimana kita tidak merindukannya. Bahkan al-Imam al-Jalil Abdurrahman al-Diba'i dalam maulidnya menuliskan bahwa wajah Rasulullah Saw. adalah seperti rembulan bahkan lebih indah cahayanya daripada rembulan. Tidak akan ditemukan wajah seseorang yang lebih indah baik sebelum atau sesudah-Nya!
Dalam setiap do'a kita bermunajat agar setiap tahun bahkan dalam waktu yang dekat bisa berziarah ke makam beliau. Berziarah kemakam beliau adalah sama dengan berziarah kepada beliau sewaktu masih hidup. Maka beruntunglah mereka yang diberi kesempatan untuk datang dan mengucapkan salam ta'dzim kepada manusia pilihan, yang sangat mencintai ummatnya. Semoga kitapun bisa berziarah ke makam beliau hingga disurga kelak kita bisa dekat dengan beliau.
Ada beberapa golongan yang paling dekat kedudukannya dengan Rosulullah kelak di hari akhirat. Dibawah ini adalah mereka yang tercantum dalam sabda Nabi Muhammad Salallahu'alaihi wasallam.
Yang pertama adalah mereka yang paling banyak dan memperbanyak membaca sholawat. Diriwayatkan dari Imam at-Tirmidzi bahwa Nabi Muhammad Saw. bersabda:
أَوْلَى النَّاسِ بِى يَوْمَ الْقِيَامَةِ أَكْثَرُهُمْ عَلَىَّ صَلاَةً
"Orang yang paling dekat denganku di hari kiamat nanti adalah orang yang paling banyak bersalawat ke atasku." (HR. Imam at-Timidzi).
Yang kedua adalah orang yang paling baik akhlaknya.
إِنَّ مِنْ أَحَبِّكُمْ إِلَيَّ وَأَقْرَبِكُمْ مِنِّي مَجْلِسًا يَوْمَ الْقِيَامَةِ أَحَاسِنَكُمْ أَخْلَاقًا
Sesungguhnya orang yang paling aku cintai di antara kalian dan yang paling dekat kedudukannya denganku di hari kiamat kelak adalah orang yang paling baik akhlaknya. (HR Imam at-Tirmidzi)
Yang ketiga adalah mereka yang menjaga & mengasihi anak yatim.
أَنَا وَكَافِلُ الْيَتِيمِ فِى الْجَنَّةِ هكَذَا وأشار بالسبابة والوسطى وفرج بينهما
"Aku dan orang yang memelihara anak yatim (kedudukannya) di syurga kelak adalah seperti ini, Lalu Baginda mengisyaratkan jari telunjuk dan jari tengahnya dengan merenggangkan sedikit antara keduanya." (HR Imam al-Bukhari).
Bertemu dengan beliau adalah sebuah anugrah luar biasa dahsyat. Maka sungguh bodoh orang yang tidak memimpikannya. Nabi Muhammad adalah idola, dari-Nya segala hal bisa kita tiru sebagai uswah dalam kehidupan.
اللهم احشرنا مع نبينا محمد صلى الله عليه

Komentar
Posting Komentar